Caption: Gerbang Utama SMK Negeri 2 Rangkasbitung, Yang Sedang Ramai Dugaan Tindakan Pelecehan Oknum Kepala Sekolah Terhadap Guru dan Murid. (Foto By Google)LEBAK, CNO – Viral rekaman curhatan dua guru perempuan SMK Negeri 2 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, diduga menjadi korban pelecehan oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 2 Rangkasbitung.
Dalam rekaman yang diterima wartawan, dua korban diduga menjadi korban pelecehan terduga oknum Kepsek tersebut.
Dikutip dari TribunBanten.com, Berikut isi percakapan para korban terkait tindakan oknum Kepsek.
“Aku salaman, tangan aku dipegang ke perutnya, terus sama aku di lepasin,” ujarnya salah satu terduga korban.
“Atu wajar lah kalau kaya begitu mah ngarang,” balas temanya yang juga terduga korban.
“Kamu juga pernah dulu yah beb? Di Apain itu?,”
“Dicium tangannya, aku sampe nangis, nyeri
hate lah (sakit hati lah),”.
Dimana itu, emang berdua saja?”
“Kan aku udah cerita pada dirimu, pada saat bagian konsumsi waktu itu, aku sendiri. Terus bapak ada, aku mah salaman biasa-biasa aja, dikira mah gak gimana-gimana gitu, terus udah gitu kaget kan, makanya aku lari keluar.”
“Ya Allah yah beb.”
“Kan kamu suka ketemu tuh yah, terus gimana sikap dianya ke kamunya?”
“Biasa aja, senyum aja.”
Menurut korban, tindakan Kepsek tersebut juga terjadi pada anak-anak murid.
“Kan banyak tuh beb yang laporannya, ke anak muridnya juga sama. Cunihin tea yah, gak tau lah gak ngerti. Takut akunya.”
“Aku geh beb, aku cerita ke kamu kaget beb, beneran. Ke kamu juga begit.”
“Terus satu lagi beb, ibu yang gak punya suami tuh, kata aku gitu gak sih. Berarti Kepseknya gak mandang orangnya beb, jadi siapa aja.”
“Wajarlah ke saya karena saya seksinya misalnya, buktinya yang lain juga sama. Bahkan dicium tangannya. Ya Allah kata beb.”
Menanggapi hal itu, Kepsek SMK Negeri 2 Rangkasbitung, Sukarno membantah terkait tudingan melakukan tindakan pelecehan kepada guru dan anak murid.
“Jujur, saya tidak merasa melakukan apa yang dituduhkan itu. Jadi tidak benar,” ujarnya saat ditemui TribunBanten.com, Senin (8/9/2025).
Ia menjelaskan, tidak pernah melakukan tindakan salam, kemudian menyentuhkan tangan mereka ke badan dirinya.
“Tidak ada niat melecehkan itu. Karena kalau saya salaman itu, selalu ditekankan tangan itu ditarik. Jadi pada dasarnya tidak melakukan pelecehan seksual,” jelasnya.
Sukarno mengaku sudah menerima surat dari orang yang bersangkutan, melalui kuasa hukum.
“Karena ada surat dari orang yang bersangkutan melalui kuasa hukum yah, nanti akan saya hadapi,” ujarnya.
“Supaya tidak mengganggu aktivitas pembelajaran di sekolah,” tambahnya.


We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com
Tidak ada komentar