
Chanel News, Lebak – Ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia pengawas (Panwas) di Kabupaten Lebak, dilaporkan sakit akibat kelelahan pada pemungutan dan penghitungan suara Pemilu, Rabu 14 Februari 2024.
Akibatnya, sejumlah anggota KPPS dan Panwas tersebut harus dilarikan ke fasilitas kesehatan (faskes) Puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan medis. Bahkan, ada pula yang dilarikan ke RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung.
“Berdasarkan laporan, ada sekitar 266 KPPS dan Panwas yang sakit akibat kelelahan. Mereka kemudian menjalani perawatan di faskes terdekat dan ada pula yang dibawa ke Rumah Sakit,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak dr. Budi Mulyanto, dilansir dari Kabar6.com, Kamis 15 Februari 2024.
Ia memperinci, dari 266 orang yang sakit tersebut, 257 orang cukup menjalani rawat jalan oleh tim medis Puskesmas. Sedangkan 8 orang harus dirawat di Puskesmas dan 1 orang dirawat di rumah sakit.
“Sebagian besar keluhannya pusing dan nyeri ulu hati, akibat kelelahan. Kalau yang dirawat di RSUD memang sudah penyakit lama,” ujar Budi yang merupakan Direktur RSUD dr. Adjidarmo tersebut.
Bahkan, sambung dia, saking banyaknya yang sakit, tidak seluruh anggota KPPS maupun Panwas yang ditangani di Puskesmas. Namun banyak juga yang dirawat lewat tim medis mobile.
“Pada saat proses penghitungan, Puskesmas memang menerjunkan tim medis untuk memonitor kondisi kawan-kawan yang bertugas di TPS. Kita doakan semua baik-baik dan sehat kembali,” kkatanya
(ar)



We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com
Tidak ada komentar