TRENDING

Kontroversi Program Makan Bergizi Gratis: 2 Roti Kering dan 4 Anggur untuk Anak Sekolah

2 menit membaca View : 161
REDAKSI
Pendidikan - 15 Des 2025

LEBAK, CNO Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sudah direalisasikan sejak Januari 2025. Program ini ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang membutuhkan, seperti anak usia sekolah.
Berdasarkan Pasal 5 (1) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2024 Tentang Badan Gizi Nasional.

Dikutip dari keterangan Wakil BGN Tutik Menjelaskan, bahwa anggaran satu porsi MBG adalah Rp 15.000, namun tidak seluruh uang itu digunakan untuk kebutuhan makan. Penjelasan nya;

  • Pertama, nilai Rp. 2.000, untuk kebutuhan sewa usaha
  • Kedua, nilai Rp. 3.000, dari setiap porsi untuk kebutuhan operasional, mulai membayar karyawan, listrik dan Internet hingga sewa mobil operasional dan lain nya.
  • Ketiga, sisa Rp.10.000 nya, sepenuhnya digunakan untuk kebutuhan membeli bahan baku bagi setiap porsi MBG.

Namun, hasil informasi salah satu orang tua murid di SMPN 1 Panggarangan Kabupaten Lebak Provinsi Banten, bahwa hari ini Senin (14/12) putra membawa makanan kering berupa 2 buah roti dan 4 butir anggur menu siap santap dan menu makan siang.

“Hari Senin ini, murid SMPN 1 Panggarangan mendapatkan menu makan siang ditambah menu hari Sabtu 2 potong roti tanpa merk dan 4 buah anggur dibagikan hari ini,” aku orangtua siswa berinisial SKM.

Sambungnya, “2 buah roti itu kalau beli di warung harga nya ga lebih Rp 4.000 dan anggur 4 buah, dihargakan berapa?,” tanya SKM kepada insan pers.

Menurut inisial SKM selaku salah satu orangtua siswa SMPN 1 Panggarangan, pada Jumat (05/12) putra nya membawa satu kotak susu berukuran 105 Ml yang di produksi oleh PT Diamond.

“Tidak ada merk tapi ada tertulis “Susu Sekolah, tidak untuk diperjualbelikan, sedangkan dibagikan oleh Dapur MBG Sukajadi?, sedangkan yang saya tau menu yang disajikan oleh MBG semua bahan nya dibeli,” tutup nya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berusaha mencari nomor kontak Ka SPPG MBG Yayasan Cahaya Anagata Nusantara (PIC) di Desa Sukajadi Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak untuk melakukan konfirmasi kebenaran informasi masyarakat.

Tim

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights