TRENDING

Warga Kampung Babakan Sinar Baru Swadaya Perbaiki Jalan yang Terlantar Hampir 10 Tahun

2 menit membaca View : 23
REDAKSI
Kabar Desa - 26 Mar 2026

LEBAK,CNO – Warga Kampung Babakan Sinar Baru, Desa Cilangkap, Kecamatan kalanganyar kabupaten Lebak, terpaksa mengambil inisiatif sendiri untuk memperbaiki jalan lingkungan tempat tinggal mereka. Merasa kesal karena janji perbaikan yang tak kunjung terealisasi selama hampir satu dekade, warga menggelar kerja bakti secara swadaya yang telah berlangsung selama hampir satu minggu, Kamis (26/03/2026).

Proyek perbaikan jalan yang digagas oleh warga ini menargetkan pembangunan jalan cor beton dengan panjang mencapai 400 meter dan lebar 1 meter. Untuk membiayai kebutuhan material dan pelaksanaan, seluruh warga sepakat untuk berpatungan sebesar Rp200.000 per Kepala Keluarga (KK).

Salah satu warga, Maskur, menjelaskan bahwa keputusan untuk memperbaiki jalan secara mandiri diambil karena rasa frustrasi yang sudah memuncak. Menurutnya, rencana perbaikan jalan lingkungan tersebut sudah digaungkan sejak hampir 10 tahun lalu, namun hingga saat ini belum ada realisasi dari pihak pemerintah desa.

“Kami sudah menunggu terlalu lama. Janji perbaikan sudah hampir 10 tahun, tapi tidak ada tindakan nyata. Akhirnya kami sepakat untuk bergerak sendiri dengan kemampuan yang kami miliki,” ujar Maskur di lokasi kegiatan.

Warga juga menilai adanya ketimpangan dalam prioritas pembangunan di desa tersebut. Mereka menuding Kepala Desa Cilangkap, Roni, lebih memfokuskan perhatian dan anggaran, termasuk Dana Desa, untuk perbaikan jalan poros desa, sementara jalan lingkungan yang menjadi akses utama warga sehari-hari dibiarkan memburuk.

Sorotan juga ditujukan kepada kepala desa yang hingga kegiatan gotong royong ini berjalan selama seminggu penuh, belum pernah sekalipun hadir atau terlihat di lokasi untuk melihat langsung kondisi maupun memberikan dukungan kepada warga yang sedang berjuang memperbaiki infrastruktur mereka.

Melalui aksi swadaya ini, warga Kampung Babakan Sinar Baru berharap pemerintah desa dan pihak terkait dapat mulai memperhatikan kebutuhan dasar infrastruktur lingkungan mereka. Mereka berharap, kepedulian terhadap akses jalan yang layak tidak hanya berhenti pada jalan poros utama, tetapi juga merata hingga ke lingkungan warga.

 
M.ubik

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights