TRENDING

Dugaan Pungutan Perpisahan Rp500 Ribu di SMAN 1 Cibeber Disorot, Ijazah Terancam Ditahan

2 menit membaca View : 37
REDAKSI
Pendidikan - 19 Jun 2026

Lebak, CNO – Dugaan pungutan uang perpisahan Rp500.000 per siswa di SMAN 1 Cibeber, Lebak, Banten, memicu keluhan sejumlah orang tua siswa. Mereka resah karena ijazah anaknya terancam ditahan jika belum melunasi biaya tersebut.

Informasi dan rincian anggaran kegiatan diterima awak media dari orang tua siswa. Dalam rincian itu, setiap siswa diminta iuran Rp500.000 untuk acara perpisahan/tasyakuran.

Merespons aduan itu, awak media mengonfirmasi Ketua Komite SMAN 1 Cibeber, Lili. Ia menyayangkan pengaduan yang muncul setelah acara.

“Sangat disayangkan ini pengaduan seolah-olah sudah lama. Kenapa nggak dari awal sebelum acara,” ujar Lili, Kamis 18 Juni 2026.

Menurut Lili, kegiatan tasyakuran murni inisiatif orang tua. Dalam musyawarah awal, orang tua meminta komite mewakili mereka untuk menjalankan acara.

“Kegiatan tasyakuran, panitianya komite, wakil orang tua, dan staf. Guru dilibatkan sesuai bidangnya, gitu lur,” pungkas Lili.

Sementara itu, sejumlah aktivis pendidikan di Banten menyayangkan pungutan sebesar Rp500.000. Apalagi muncul informasi penahanan ijazah bagi siswa yang belum bayar.

“Hal ini sudah melanggar aturan yang ditegaskan Ombudsman RI. Ijazah adalah hak siswa dan tidak boleh ditahan karena alasan apapun, termasuk tunggakan biaya,” ujar salah satu aktivis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN 1 Cibeber dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Lebak belum berhasil dikonfirmasi. ChanelNews masih berupaya mendapat keterangan resmi terkait kebenaran pungutan dan penahanan ijazah tersebut.

Oleh: Didin Kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights