Foto: google.comLEBAK, CNO – Pungutan biaya perpisahan dan tasyakuran siswa SMA Negeri 1 Cibeber, Kabupaten Lebak, diduga mencapai Rp500 ribu per siswa. Dugaan itu mencuat setelah rincian anggaran kegiatan disebar ke orang tua wali murid.
Acara perpisahan angkatan tahun ajaran 2025/2026 itu diikuti 211 siswa. Berdasarkan rincian anggaran yang diterima redaksi, total biaya kegiatan mulai dari panggung, sound, hingga 17 item properti lainnya mencapai Rp104.085.000.
Salah seorang tokoh masyarakat Cibeber yang namanya minta dirahasiakan menyayangkan besaran pungutan tersebut. Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi yang terpuruk, biaya Rp500 ribu dinilai memberatkan orang tua wali murid.
“Ya Kang, saya kaget mendengarnya. Di saat ekonomi sedang terpuruk, biaya perpisahan dan tasyakuran SMA N 1 Cibeber sampai setengah juta dari 211 siswa. Dengan rincian anggaran kegiatan dari mulai panggung + sound sampai 17 item yaitu sampai properti, yang teranggarkan Rp104.085.000,” ujarnya kepada CNO, Selasa 27/06/26.
Ia membandingkan dengan masa lalu. “Menurut saya ketua komite dan panitia terlalu berani. Di zaman kami, biaya acara perpisahan tidak pernah sampai 500 ribu. Kami mah tidak berani, apalagi ada himbauan dari Dinas terkait,” ujarnya.
Menurutnya, acara perpisahan bisa dilakukan dengan wajar dan biaya yang terjangkau. “Tapi saya melihat tahun ini pungutan perpisahan sekarang sampai jor-joran nominalnya,” tandasnya.
Ia juga menyoroti aspek aturan. “Apapun dalihnya, kalau ada iuran dari orang tua wali murid, itu namanya memungut. Itu bisa masuk kategori pungutan liar, buka saja di aturan dan Permendikbud serta Ombudsman Republik Indonesia. Ini temuan dan bisa dilaporkan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Cabang Dinas KCD Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Lebak, Gugun, belum merespon konfirmasi awak media via WhatsApp, padahal nomornya terlihat aktif.
Sementara itu, Ketua Komite SMA N 1 Cibeber, menyayangkan pemberitaan terkait adanya pungutan perpisahan tersebut.
“Baru setelah kegiatan selesai kenapa tidak dari awal,” tuturnya saat dihubungi media.
Oleh : Didin Kaka


We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com
Tidak ada komentar