TRENDING

Dua Aktivis Lebak Selatan Soroti Wacana Pemindahan Stockpile Batubara, Minta Kebijakan Bijak

2 menit membaca View : 114
REDAKSI
Sosok - 12 Jul 2026

LEBAK, CNO – Dua aktivis Lebak Selatan, Deni Ismayadi dan Wijaya Darma Sutisna, menyoroti wacana pemindahan stockpile atau penampungan batubara ke satu lokasi yang tengah ramai diperbincangkan di masyarakat.

Deni Ismayadi mengaku telah melakukan penelusuran dan menyebut para pengusaha batubara tidak pernah menerima instruksi atau pemberitahuan resmi terkait pemindahan tersebut.

Menurut Deni, Sabtu 11/07/2026, kebijakan pemindahan paksa di tengah kondisi ekonomi sulit dikhawatirkan berdampak pada masyarakat kecil dan pelaku usaha.

“Di saat ekonomi sedang sulit dan cari kerja susah, ini akan berdampak terhadap masyarakat kecil. Semestinya jangan membuat aturan yang memberatkan pengusaha kecil. Kasihan mereka yang sedang berusaha menafkahi keluarga dan tetangganya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi kenaikan biaya logistik dan matinya lahan kerja tukang loading batubara setempat jika stockpile dipusatkan. Deni berharap pemangku kebijakan bertindak lebih bijak dalam mengayomi masyarakat.

“Jika persoalan ini tidak menemukan solusi, maka saya akan membuat surat terbuka kepada Komisi IV DPR RI,” tegasnya.

Sementara itu, aktivis senior Wijaya Darma Sutisna alias Entis Bule, menyoroti persoalan tambang ilegal baik batubara maupun emas. Ia menilai kegiatan tersebut tetap ilegal dan harus ditindak.

“Saya berharap Dirkrimsus Polda Banten dan jajarannya harus segera menutup kegiatan tambang ilegal. Tidak ada alasan lagi,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada CNO.

Wijaya juga menyinggung kasus tambang ilegal di RPH Bayah Selatan, BKPH Bayah, yang menurutnya belum ada kejelasan hingga saat ini.

Oleh:Didin kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights