TRENDING

AMBAS Desak BBWS C3 Tinjau Ulang Proyek Irigasi Rp139 Miliar di Lebak Selatan, Dugaan Tak Sesuai Spesifikasi

2 menit membaca View : 43
REDAKSI
Berita - 14 Jul 2026

LEBAK, CNO – Aliansi Muda Banten Selatan (AMBAS) melayangkan surat resmi kepada Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian Wilayah III Banten (BBWS C3) untuk melakukan monitoring langsung terhadap pekerjaan pembangunan irigasi dan jalan inveksi di wilayah pertanian Kabupaten Lebak bagian selatan.

Proyek yang menggunakan dana APBN senilai Rp139 miliar tahun 2025 itu dilaksanakan oleh PT Waskita Karya

Koordinator AMBAS, Haes Rumbaka, Selasa 14/07/2026, mengatakan pihaknya menduga ada ketidaksesuaian hasil pekerjaan di lapangan dengan dokumen kontrak dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Hasil pantauan kami di lapangan kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak temuan yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis,” ujarnya.

Dalam suratnya, AMBAS meminta BBWS C3 segera turun ke lapangan untuk memverifikasi kualitas pekerjaan. AMBAS juga meminta agar dilakukan audit investigasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

AMBAS mendesak apabila ditemukan pekerjaan tidak sesuai, temuan itu harus dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

“Jika pihak berwenang tidak menemukan kejanggalan pada bangunan irigasi dan jalan inveksi ini, maka kami akan langsung melaporkan ke KPK,” tegas Haes.

AMBAS juga mengancam akan mengadukan langsung ke Kementerian Sumber Daya Air agar tim kementerian turun meninjau.

Berdasarkan monitoring AMBAS, bangunan irigasi yang disorot berada di 3 wilayah kecamatan di Lebak Selatan, yaitu Kecamatan Malingping, Wanasalam, dan Panggarangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BBWS C3 Wilayah Banten belum memberikan tanggapan resmi terkait surat permohonan dari AMBAS.

Oleh: Didin Kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights