
CNO,Lebak – Aktivis senior Lebak selatan, Wijaya Darma Sutisna, alias Entis Bule desak aparat penegak hukum, yang membidangi ilegal Mining, untuk mengusut tuntas atas terjadinya insiden yang menimpa seorang Guru honor yakni Empar alias Suparta ( 52 tahun ) warga Kampung Cikoneng Desa Cibeber Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang meninggal dalam lobang emas ilegal di blok kampung Cikoneng yang terjadi hari Selasa /18/6/24 dua hari setelah idul Adha.
Entis Bule,menyesalkan kepada semua pihak yang terkait yang menganggap insiden ini hal yang lumrah, cukup dengan musyawarah keluarga, tanpa ada tindakan hukum,” tegasnya.
” Ini nyawa manusia dan ada hukum juga aturan yang mengikat, apalagi di duga ada pengalihan isue, bahwa korban mengalami nasib naas di tanah miliknya, padahal ada informasi sang pemilik tanah adalah Sdr warna alias Surdam,ini di duga kuat ada alibi yang di rekayasa,” tukasnya.
Lebih lanjut Entis Bule mengatakan,sangat menyayangkan atas lambannya penanganan hukum kepada para pelaku ilegal Mining yang berlokasi di samping rumah tersebut, karena dampak dari kegiatan ilegal tersebut sudah jelas, tanah di lokasi sudah labil akibat di gali untuk lobang,” pungkasnya.
(Didin kaka)



We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com
Tidak ada komentar