Oplus_131072Lebak,CNO – Konflik terbuka antara Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, dan Wakil Bupati, Amir Hamzah, memicu keprihatinan publik dan rasa malu warga, terutama setelah insiden saling sindir di acara halalbihalal. Bupati menyebut Wabup sebagai “mantan narapidana” di muka umum, memicu walkout Wabup dan sorotan tajam atas etika kepemimpinan.
Dalam acara resmi di Pendopo Kabupaten Lebak, Bupati Hasbi diduga menghina Wakil Bupati Amir Hamzah dengan menyinggung latar belakang hukumnya sebagai “mantan warga binaan”.
Amir Hamzah merasa tersinggung dan memilih meninggalkan acara (walkout) karena menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan di forum publik, ujar Arip Wahyudin, Selasa 31/3/2026.
Arip Wahyudin selaku warga masyarakat Lebak merasa malu dengan kelakuan Bupati-Wakil Bupati Lebak dengan gaya seperti anak kecil. Dalam hal ini kami selaku warga Lebak meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak untuk segera bersurat mengusulkan pemberhentian Hasbi-Amir selaku Bupati-Wakil Bupati Lebak ke pada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan ke Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto).
Selain konflik internal, Bupati Lebak dan Wakil Bupati Lebak pun juga disorot oleh kelompok mahasiswa yang menilai tindakannya sangat amat arogan.
Arip khawatir perselisihan ini akan mengganggu kinerja pemerintah daerah, terutama dalam hal pelayanan publik dan infrastruktur, menurut pandangannya. Ketegangan yang terjadi antara kedua pimpinan daerah ini dinilai mengganggu kondusifitas wilayah dan berpotensi menghambat kemajuan daerah, imbuhnya.
Ketegangan yang terjadi antara kedua pimpinan daerah ini dinilai mengganggu kondusifitas wilayah dan berpotensi menghambat kemajuan daerah kabupaten Lebak.
Dalam waktu dekat ini, kami selaku warga masyarakat Lebak akan menggelar aksi unjuk rasa dengan semua elemen masyarakat dan para tokoh Lebak untuk meminta Hasbi-Amir mengundurkan diri dari jabatan Bupati-Wakil Bupati Lebak, karena ini sudah keterlaluan. Dan bahkan selama satu tahun kepemimpinan Hasbi-Amir tidak ada perubahan yang signifikan dan RUHAY, tutupnya.
Didin kaka

We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com
Tidak ada komentar