TRENDING

Drainase Mampet,Jalan Wisata Cipanengah – Lebak Berisiko Kecelakaan

1 menit membaca View : 172
REDAKSI
Kabar Desa - 06 Jan 2026

Lebak,CNO – Ruas jalan milik Pemkab Lebak di Cipanengah, sebelum pertigaan Pulo Manuk Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, menghadapi masalah infrastruktur kritis: drainase mampet hingga terpendam secara permanen.

Air yang seharusnya mengalir melalui saluran drainase meluber ke permukaan jalan, bercampur dengan lumpur tanah dan pasir kwarsa, hingga struktur drainase aslinya tidak terlihat lagi.

Masalah ini telah berlangsung sejak awal musim penghujan 2025, namun hingga awal 2026 belum mendapatkan penanganan dari pihak terkait.

Denis, warga Bayah, menyampaikan saat ditemui awak media di lokasi, “Hampir seluruh drainase di ruas ini terpendam lumpur. Saat hujan, air meluber ke jalan dan menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.”05 Januari 2026

Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan akses pariwisata terbesar di Baksel (Banten Selatan) yang menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) signifikan untuk Pemkab Lebak, namun infrastrukturnya tidak sesuai dengan peran strategisnya. Senada dengan itu, Muhdi, wisatawan asal Tangerang, mengungkapkan, “Saya sangat menyayangkan kondisi ini. Lima bulan sebelum tahun baru 2026, saya dan rombongan sudah melihat masalah yang sama saat melintas menuju wisata Sawarna.”

Hasil investigasi awak media di lokasi menunjukkan kurang lebih 60 meter ruas jalan tergenang air bercampur lumpur. Solusi yang diperlukan segera adalah menggali drainase lebih dalam dan memasang gorong-gorong untuk mengatasi pendangkalan permanen.

Didin kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights