TRENDING

Mahasiswa Ciwandan: Banjir Berulang di Cilegon Akibat Tambang Liar, Desak Pemerintah Segera Tutup!

1 menit membaca View : 138
REDAKSI
Sosok - 04 Jan 2026

Cilegon,CNO – Banjir kembali melanda Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Kecamatan Ciwandan, memicu kemarahan mahasiswa dan masyarakat. Mereka menegaskan bencana ini bukan hanya faktor cuaca, tetapi akibat aktivitas pertambangan pasir dan batu masif—banyak diduga tanpa izin resmi.

Idan Wildan, mahasiswa asal Ciwandan, mengungkap sepanjang jalur PCI–Anyer terdapat bekas dan tambang aktif yang terus merusak perbukitan. “Penggundulan gunung menyebabkan hilangnya daerah resapan air, jadi banjir selalu kembali,” tegasnya. Kondisi banjir bahkan viral di media sosial, memperlihatkan dampak nyata kerusakan lingkungan.ungkapnya 04 Januari 2026

Mahasiswa mendesak Gubernur Banten dan Wali Kota Cilegon melakukan evaluasi menyeluruh, dengan tuntutan:

1. Penutupan permanen tambang yang merusak lingkungan dan tidak berizin.
2. Penindasan tegas oleh aparat penegak hukum terhadap pengusaha yang melanggar aturan.
3. Transparansi data perizinan, AMDAL, dan pengawasan pertambangan.

“Gunung dirusak, laut diurug demi industri—bila terus dibiarkan?” tandas Wildan. Ia berharap kejadian ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk menghentikan pembangunan yang mengorbankan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Banjir, kata dia, bukan sekadar alam, tetapi akibat kebijakan dan pembiaran.

Kontributor:Suherman /omo

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights