TRENDING

Pembangunan Gedung SMPN 9 Bayah Diwarnai Kontroversi, Pekerja Tak Pakai APD dan Dugaan Pihak Ketiga

1 menit membaca View : 71
REDAKSI
Pendidikan - 05 Nov 2025

LEBAK, CNO – Pembangunan Gedung Sekolah baru SMPN Satap 9 Bayah di Desa Sawarna Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menuai kritikan dari aktivis karena pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Padahal, APD wajib digunakan dalam kegiatan konstruksi untuk mencegah kecelakaan kerja.

Ucu, salah satu pekerja, mengakui bahwa mereka tidak menggunakan APD karena merasa ribet. Sementara itu, Cecep dan Sipa dari P2SP dan Konsultan mengatakan bahwa mereka telah menekankan pentingnya APD kepada pekerja, namun pekerja tidak mematuhinya.ucapnya 05 November 2025

Selain itu, ditemukan bahwa pekerjaan program revitalisasi bangunan sekolah ini dikerjakan oleh pihak ketiga dari Rangkas Bitung, meskipun ketentuan program ini menyatakan bahwa pelaksanaannya harus dilakukan oleh P2SP dari A sampai Z.

Giri, kepala sekolah, mengatakan bahwa mereka melakukan pembelanjaan sesuai dengan petunjuk ke toko terdekat. Sementara Sipa menyatakan bahwa penggunaan material rangka baja C 75 sudah sesuai dengan RAB yang ada.

Kasus ini menimbulkan dugaan adanya campur tangan pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari program ini.

Didin kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights