TRENDING

Tak Ada Dokumen,Penambangan di Blok Cikupa Diduga Ilegal

2 menit membaca View : 16
REDAKSI
Berita - 17 Feb 2026

Lebak,CNO – Terkait ada kegiatan penambangan di lahan milik perusahaan tambang terbesar di kecamatan Cibeber, kabupaten Lebak provinsi Banten, yang di duga ilegal, ( tidak memiliki dokumen tambang ) berlokasi di blok Cikupa, di akui IY melalui panggilan WhatsApp, Senin, 15/02/26.

Dirinya mengaku selaku kordinator lapangan/ lokasi dari masyarakat yang menambang, dengan logat sunda Cisitu, IY meminta pemberitaan tolong di take down, kita kan sodara, kita bergerak atas nama masyarakat penambang, kasian Kang ini mau puasa, ujar IY.

Lanjut IY, sampai malam hari, Dirinya masih menyampaikan pesan kepada awak media, kalau gak mau take down berita gak apa – apa itu hak Akang, Kami bergerak nambang di Cikupa ini, atas nama warga Cibeber dan Cidikit, pungkas IY mantan Kades Kujang Sari pada masa nya.

Sementara menurut pendapat dari salah satu tokoh Cibeber, yang masih punya tugas luar di perusahaan tersebut, yang namanya tidak mau di sebutkan, apapun dalihnya, jika menambang di area perusahaan tambang/ ataupun di lahan yang katanya lahan tersebut milik salah satu Kades yang masih aktip, itu tidak di benarkan karena mereka melakukan penambangan tidan di lengkapi dokumen tambang, tegasnya.

Menurutnya, jika terjadi insiden siapa yang akan bertanggung jawab, untuk itu, Saya berharap kegiatan tersebut, yang tentunya sudah melawan aturan juga hukum harus segera di bubarkan, untuk pihak keamanan perusahan harus tegas, anda punya mandat dan kalau tidak mampu, bisa minta bantuan ke pihak APH, tidak ada alasan, pungkasnya.

Terpisah saat awak media berada di lokasi tersebut ( blok Cikupa ) hari senin, 15/02, sekira pukul 14: 00 Wib, terlihat kegiatan tambang pesusahaan sudan di hentikan, sejumlah alat berat sudah di parkir rapih, mungkin menjelang bulan puasa perusahaan menghentikan kegiatannya.

Namun di jeda tersebut, sepertiya, dugaan sementara lahan tersebut di kordinasikan ke pihak masyarakat, puluhan warga mulai dari pukul 15 : Wib, mulai masuk ke lokasi, bawa zat hamer, dan perbekalan lainnya, seperti di katakan beberapa penambangnya, kita melrkukan oprasinya malam hari,terangnya.

Di tambah dengan bukti ada pengakuan dari yang mengaku kordinator dari dan atas nama masyarakat Cibeber dan Cidikit, Iy, Dia mengakui, saat menelpon awak media agar men take down berita, karena Saya, Iy, yang di lokasinya.

Selanjutnya awak media masih berupaya untuk melakukan konfirmasi ke pak kades Jalu Harto, namun nomor WhatsApp nya sudah tidak aktip, sudah pada jawaban mengundang.

Didin kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights