TRENDING

Wisatawan Membanjiri Sawarna, Bayah: Kemacetan Terjadi, Pungutan Parkir Dikeluhkan

2 menit membaca View : 89
REDAKSI
Berita - 24 Mar 2026

Lebak,CNO – H plus 2 ( dua ) wisatawan domestik membanjiri sejumlah tempat – tempat wisata di wilayah desa Sawarna, kecamatan Bayah, kabupaten Lebak – Banten, dari mulai wisata Karang Bokor, Guha Langir, pantai Pasir Putih Ciantir, Cisepang, Senin, 24/03/26.

Hal ini di katakan Dudun, PLT Kasi Trantib kecamatan Bayah, kepada awak media ini via pesan WhatsApp.

Menurutnya, hari pertama setelah lebaran pengunjung mulai berdatangan, bahkan di hari lebaran pun pengunjung sudah mulai berdatangan, namun mulai tumpah ruahnya yaitu H plus satu dan H plus dua, sejumlah tempat – tempat wisata yang ada di wilayah desa Sawarna di padati wisatawan, sehingga tampai terjadi kemacetan, terang Dudun.

” Ya Kang, mulai dari hari Minggu wisatawan mulai tumplek ke Sawarna, sehingga arus lalulintas padat dan merayap, namun tumpah ruahnya terjadi hari ke dua yakni kemarin Senin tanggal 23/03/, wisatawan tumpah ruah, sehingga terjadi kemacetan lalulintas, apalagi di pinu – pintu masuk tempat wisata, para wisatawan membludak, Allhamdulillah semua bisa teratasi/ kita masih bisa mengurai dan kita nyatakan keadaan situasi aman terkendali, papar Dudun.

Masih kata Dudun, untuk wisatawan yang datang ke Sawarna, sementara masih wisata domestik, atau wisatawan dari daerah kita, pungkasnya.

Sementara pantauan awak media ini, keadaan masih aman terkendali, kendati ada kemacetan kadang sering terjadi, baik di jalan raya, maupun di pintu – pintu masuk/ loket karcis, para wisatawan kadang datang membludak, tapi semua nya bisa teratasi, hanya saja terkadang masih ada keluhan dari sejumlah para wisatawan yang namanya minta tidak di publish, mereka mengeluhkan, ko kenapa tidak include saja, di pintu masuk di pinta bayar karcis, di dalam masih juga ada pungutan, terutama karcis parkir motor, yang untuk tahun ini ada kenaikan, bahkan sampai ada yang sepuluh ribu. Kami sangat berharap, untuk retribusinya, minta di tertibkan, pungkas sejumlah wisatawan kepada awak media ini.

Didin kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights