TRENDING

Duka Mendalam, PWI Banten Kehilangan Sosok Senior dan Panutan Zulmansyah Sakedang

2 menit membaca View : 61
Apip Muhendar
Berita - 19 Apr 2026

SERANG,CNO – Kabar duka kembali menyelimuti keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di seluruh tanah air. Sosok senior yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sakedang, telah mengembuskan napas terakhir. Kepergian beliau meninggalkan kesedihan mendalam, khususnya bagi insan pers di Provinsi Banten.

PWI Banten menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum. Zulmansyah dikenal sebagai figur yang memiliki dedikasi tinggi, integritas kuat, serta menjadi panutan bagi banyak wartawan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ketua PWI Banten, Rian Nopandra, mengaku sangat terpukul dengan berita kepergian beliau. Menurutnya, almarhum bukan hanya seorang pemimpin organisasi, tetapi juga seorang mentor yang banyak memberikan arahan, semangat, dan kontribusi nyata dalam menjaga marwah serta profesionalisme pers di Indonesia.

“Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi kami. Sosoknya tidak tergantikan, baik sebagai pemimpin maupun sebagai sahabat bagi insan pers. Kami merasa sangat kehilangan,” ungkap Rian yang akrab disapa Opan.

Selama hidupnya, almarhum dikenal sangat aktif memperjuangkan kebebasan pers yang bertanggung jawab serta terus berupaya meningkatkan kualitas wartawan melalui berbagai program organisasi. Dedikasi dan pengabdiannya menjadi warisan berharga yang akan selalu dikenang oleh generasi penerus.

Rian Nopandra beserta seluruh jajaran pengurus dan anggota PWI Banten mendoakan semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, dan diterima segala amal ibadahnya di sisi Allah SWT.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat terbaik, serta memberikan ketabahan dan kekuatan yang besar bagi keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya.

Kepergian Zulmansyah Sakedang menjadi kehilangan besar bagi dunia pers, sekaligus pengingat untuk terus melanjutkan perjuangan beliau dalam menjaga independensi dan profesionalisme jurnalistik di Indonesia.

Didin kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights