Oplus_131072Lebak, CNO – Dugaan pungutan liar (pungli) di area Terminal/Pasar Bayah, Lebak, disorot Ketua Unit Kelompok Kerja PWI Lebak Selatan A. Dedi Mulyadi, Kamis 18 Juni 2026. Warga dan pedagang kaki lima (PKL) mengaku dipalak saat belanja dan berjualan.
Dedi Mulyadi alias Bang Gey bilang, ia menerima banyak keluhan. Pengunjung Pasar Bayah wajib bayar karcis masuk meski sudah berlangsung lama. Sementara PKL bergerobak yang jualan sore sampai malam di Jalan Raya Bayah-Cikotok depan terminal, dipungut Rp10.000 per gerobak per hari.
“Saya minta APH segera tertibkan oknum ini. Jangan terus bikin gaduh dan ngeluhin masyarakat,” tegas Bang Gey.
Ia menyoroti caranya pungut. “Pengunjung bayar karcis masuk, kadang dikasih kadang nggak. Tapi nggak dipandu parkir aman. Kalau mau narik retribusi, ya sediakan lahan parkir + jaminan keamanan,” lanjutnya.
Untuk PKL, Bang Gey akui mereka melanggar karena jualan di badan jalan yang dilarang. Tapi pelanggaran itu, kata dia, nggak boleh jadi celah pungli.
“Jangan pelanggaran mereka dijadikan alat cari untung pribadi/kelompok. Seharusnya ditertibkan dan ditata, ini kan pusat kota Kecamatan Bayah,” tegasnya.
Merespons aduan ini, Bang Gey menginstruksikan anggota UKK PWI Lebak Selatan untuk menelusuri dan mengungkap kebenaran dugaan pungli tersebut.
Hingga Berita ini di turunkan,Kepala UPT Pasar Bayah,dan KasatPol PP Lebak Belum Berhasil di Konfirmasi Terkait Kebenaran Pungutan Karcis Masuk dan Pungutan Rp.10.000 Terhadap PKL Tersebut.chanelnews Masih Berupaya Mendapat Hak Jawab dari Pihak Terkait.
Oleh:Didin Kaka


We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com
Tidak ada komentar