TRENDING

Diduga Ratusan Ton Batubara BB Kasus Tambang Ilegal Bayah Selatan Hilang dari Lokasi Garis Polisi

2 menit membaca View : 84
REDAKSI
Berita - 29 Jun 2026

LEBAK, CNO – Diduga ratusan ton bijih batu bara yang menjadi barang bukti kasus tambang ilegal di lahan Perum Perhutani RPH Bayah Selatan, BKPH Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak – Banten, hilang dari lokasi garis polisi.

Barang bukti tersebut sebelumnya disita tim penyidik Tindak Pidana Tertentu Mabes Polri yang menangani kasus tambang batu bara ilegal di lokasi tersebut. Kasus ini diketahui belum selesai proses hukumnya.

Hal itu diungkapkan beberapa sumber kepada awak media, Minggu 28 Juni 2026.

Menurut sumber berinisial AN, bijih batu bara yang masih dalam proses hukum tersebut diduga hilang dari lokasi. “Padahal barang bukti tersebut sedang dalam proses hukum yang ditangani oleh tim tipidter dari Mabes Polri,” tuturnya.

AN juga menyayangkan kejadian tersebut. “Saya yakin mereka tahu barang itu lagi dalam proses penanganan tim APH dari Mabes Polri. Begitu juga mereka tahu, bijih batu bara BB tersebut ada pemilik asalnya,” terangnya.

Sebelumnya tim investigasi dari awak media ini yang tergabung di PWI Pokja Lebak selatan turun ke lokasi penambangan batu bara ilegal tersebut. Pada waktu itu di lokasi RPH Bayah Selatan BKPH Bayah, KPH Banten, berbarengan saat tim inafis Mabes Polri melakukan pengecekan lokasi terakhir, bijih batu bara yang digaris polisi masih utuh. Namun informasi terkini, barang bukti yang diperkirakan masih ratusan ton tersebut sudah tidak ada di lokasi.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Mabes Polri, Perum Perhutani KPH Banten, dan Polres Lebak belum memberikan keterangan resmi terkait hilangnya barang bukti tersebut.

Tim Investigasi PWI Pokja Lebak Selatan

Oleh : Didin Kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights