
Lebak,CNO – Seluruh jajaran di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, mulai dari Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, hingga para staf, tampak kompak mengenakan seragam baju adat Badui dalam kegiatan kedinasan. Langkah tersebut menjadi simbol nyata penghormatan terhadap warisan budaya leluhur yang hingga kini tetap dijaga oleh masyarakat Kabupaten Lebak.
Kepala Dinas Pendidikan Lebak Dodi Irawan menegaskan bahwa penggunaan pakaian adat Badui bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kecintaan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas daerah. Menurutnya, budaya daerah harus terus dilestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Pemakaian seragam adat Badui ini adalah bentuk penghormatan kami kepada leluhur serta upaya menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal kepada generasi muda,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, kekompakan seluruh jajaran Dinas Pendidikan Lebak dalam mengenakan pakaian adat tersebut juga menjadi contoh bahwa lembaga pemerintah dapat berperan aktif dalam menjaga dan memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Masyarakat pun memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut karena dinilai mampu memperkuat identitas budaya Kabupaten Lebak sekaligus menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk turut melestarikan warisan leluhur yang menjadi kebanggaan bersama.
Kontributor Lebak: Dede Jendol 23

We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com
Tidak ada komentar