TRENDING

Gerak Cepat Tim PUPR Banten Atasi Banjir di Ruas Jalan Bayah–Cikotok

2 menit membaca View : 149
Apip Muhendar
Berita - 26 Apr 2026

LEBAK,CNO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten melalui tim lapangan wilayah Lebak Selatan menunjukkan kesiapsiagaan yang baik dengan bertindak cepat mengatasi genangan air yang melanda ruas jalan Bayah–Cikotok, tepatnya di Kampung Bayah 2 Blok Masjid Ataqwa, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu (26/4/2026).

Beberapa warga setempat melaporkan peristiwa tersebut dengan mengirimkan rekaman video yang memperlihatkan genangan air yang merendam badan jalan. Menurut keterangan warga, air bah yang meluap ke permukaan jalan berasal dari daerah sekitar kantor Perum Perhutani dan jalan lingkungan di sekitar kantor Desa Bayah Barat. Diduga penyebab utamanya adalah kerusakan lahan akibat penggundulan yang dilakukan di daerah hulu.

“Selain kerusakan lahan di atas wilayah Kampung Bayah 2 Blok Makam, banjir yang kerap terjadi ini juga dipicu oleh tumpukan sampah. Saat hujan turun, sampah tersebut terbawa aliran air dan akhirnya menyumbat saluran drainase di sepanjang jalan,” jelas salah seorang warga.

Warga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim lapangan DPUPR Provinsi Banten wilayah Lebak Selatan yang selalu sigap dan tanggap setiap kali menerima laporan terkait genangan air yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Wilayah yang dimaksud meliputi daerah sekitar kantor Desa Bayah Barat, Blok Masjid Ataqwa Bayah 2, hingga kawasan Pasar Lama Bayah.

Begitu menerima laporan beserta rekaman kejadian, Kepala Seksi terkait, H. Firman, langsung mengambil langkah cepat dengan memerintahkan seluruh anggota tim lapangan untuk segera turun ke lokasi dan melakukan penanganan darurat. Kesigapan yang sama juga ditunjukkan oleh Maman, Hilman, dan seluruh anggota tim yang senantiasa siap mengatasi berbagai masalah yang terjadi di lapangan.

“Untuk hari ini penanganan utama sudah kami lakukan, besok tim akan kembali ke lokasi untuk melanjutkan pembersihan secara menyeluruh, baik pada gorong-gorong maupun saluran U-ditch yang ada,” ungkap H. Firman.

Berdasarkan pantauan di lokasi, penanganan yang dilakukan berjalan efektif sehingga genangan air dapat segera surut. Tim lapangan membuka sejumlah penutup saluran U-ditch untuk membersihkan sampah yang menyumbat aliran air. Di samping itu, warga setempat, khususnya para pemilik warung, juga terlihat ikut berperan aktif membersihkan lingkungan dari sisa-sisa genangan air dan kotoran akibat hujan lebat yang melanda wilayah tersebut.

Penulis: Didin Kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights