
LEBAK,CNO – Ruas jalan Cibayawak – Sawarna – Simpang Ciawi Cilograng, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, yang berfungsi sebagai jalur utama ekonomi dan akses pariwisata, saat ini berada dalam kondisi sangat memprihatinkan. Kondisi jalan yang rusak, kotor, dan tidak terawat memicu kekhawatiran serta keluhan dari warga maupun wisatawan.
Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh AD, salah satu warga Desa Darmasari, kepada awak media, Kamis (30/04/2026). Menurutnya, kerusakan paling parah terlihat di KM 1 Simpang Cibayawak.
“Kondisinya sangat memprihatinkan. Saat hujan, jalan selalu becek dan penuh lumpur karena drainase yang tidak berfungsi. Sedangkan saat kemarau, debu dan polusi sangat mengganggu pengendara,” ujar AD.
Lebih lanjut, AD menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan akses utama menuju destinasi wisata populer di wilayah Bayah. Sayangnya, kondisi jalan yang saat ini terlihat kumuh dan banyak genangan air serta tumpahan oli (amdalalin) dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
“Kami sangat berharap adanya perhatian serius dan pemeliharaan intensif dari pemerintah. Diduga kuat, sumber kotoran dan kerusakan jalan ini berasal dari aktivitas parkir armada besar di sekitar lokasi yang tumpah ke badan jalan,” tambahnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Udin, seorang wisatawan yang berasal dari Kota Tangerang. Ia yang rutin berkunjung ke Pantai Sawarna setiap bulan mengaku kesal karena kondisi jalan yang tidak pernah bersih dari oli dan lumpur.
“Sudah bertahun-tahun jalan ini kotor terus, tidak pernah bersih dari oli. Ini sangat membahayakan keselamatan kami. Apalagi permukaan jalan yang berlubang-lubang dan baru digelar agregat tapi belum dilapisi hotmix,” ungkap Udin.
Ia berharap pengelola area parkir dan pihak terkait segera bertindak untuk membersihkan serta memperbaiki kondisi jalan demi kenyamanan bersama.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak pengurus parkir maupun perwakilan Dinas PUPR Wilayah 2 Cimadur/Madur yang berkantor di Bayah belum membuahkan hasil, karena pihak terkait dikabarkan tidak berada di tempat.
Didin kaka

We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com
Tidak ada komentar