TRENDING

Longsor Tutup Total Jalan Ciparay–Gunung Luhur–Citorek, DPUPR Provinsi Banten Langsung Bergerak Cepat

2 menit membaca View : 123
REDAKSI
Berita - 12 Mei 2026

LEBAK,CNO – Akses transportasi di ruas
jalan Ciparay – Gunung Luhur – Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, lumpuh total sejak Selasa malam (11/5/2026). Penyebabnya adalah longsoran tanah yang menimpa badan jalan hingga tertutup lapisan material yang sangat tebal, sehingga sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Kejadian ini pertama kali disampaikan oleh AR, warga setempat, kepada awak media melalui pesan WhatsApp pada Selasa (12/5/2026). Ia menjelaskan, titik longsor berada di Blok Cimari, masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Jalan yang tertutup ini merupakan jalur strategis milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, yang menjadi penghubung utama antarwilayah di selatan Lebak.

“Ya Kang, longsor itu terjadi di Blok Cimari, wilayah TNGHS. Akibatnya arus lalu lintas terputus sepenuhnya. Badan jalan milik DPUPR Provinsi Banten tertutup rapat oleh tumpukan tanah dan bebatuan, tidak ada celah sedikit pun untuk dilewati,” ungkap AR.

Menanggapi hal tersebut, pihak DPUPR Provinsi Banten yang diwakili H. Firman membenarkan adanya peristiwa longsor di titik tersebut, tepatnya di ruas Ciparay–Cirotan. Ia menegaskan bahwa penanganan darurat langsung dijalankan tanpa menunggu lama.

“Siap, tim teknis dan alat berat sudah berada di lokasi sejak dini hari. Saat ini sedang berfokus melakukan penggalian dan pembersihan material longsor agar jalan bisa segera dibuka kembali,” jawab H. Firman singkat namun tegas.

Tindakan cepat dan tanggap darurat atau yang sering disebut gercep dari pihak DPUPR Provinsi Banten ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber, Jaro Rudianto, mengaku sangat mendukung dan berterima kasih atas respon sigap tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi langkah gercep yang dilakukan DPUPR Provinsi Banten. Di wilayah kami yang rawan longsor, penanganan secepat ini sangat berarti agar aktivitas warga dan distribusi kebutuhan pokok tidak terganggu terlalu lama,” ujar Jaro Rudianto.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan masih berlangsung intensif. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mencari jalur alternatif sementara, hingga akses jalan dapat dinyatakan aman dan dibuka kembali sepenuhnya.

Didin kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights