Oplus_131072LEBAK,CNO – Di perbatasan Banten-Jawa Barat, berdiri Pondok Pesantren Al-Mukhtariyah “Kuniyah” di Kampung Cijenggrang, Kec. Cilograng, Kab. Lebak. Pesantren ini didirikan 1965 oleh ulama karismatik Mama KH. Mukhtariyah Abdul Nasir yang lahir di akhir era pendudukan Jepang.
Usai menuntut ilmu di berbagai pesantren, termasuk Sempur Purwakarta, beliau kembali ke kampung halaman untuk berkhidmat. Tak hanya mengajar santri, Mama Mukhtariyah juga berkontribusi besar dalam pembangunan daerah.
Di era Orde Baru, beliau jadi motor pembangunan Jalan Nasional III ruas Bayah-Cibareno yang menghubungkan lintas Provinsi Banten. Gagasan, tenaga, bahkan harta dan tanah pribadinya diwakafkan ke negara 1978 demi kepentingan umum. Atas jasanya, beliau 2 tahun berturut-turut dapat penghargaan dari Pemprov Jabar sebagai “Tokoh Agama Pelopor Pembangunan”.
Pesantren Al-Mukhtariyah juga jadi saksi sejarah pemekaran Kec. Cilograng yang dulu bagian dari Kec. Bayah. Hingga akhir hayat, kepedulian beliau tetap tinggi. 2019 beliau mewakafkan tanah untuk pembangunan RSUD Cilograng.
Mama Mukhtariyah wafat 1 Agustus 2019 di usia lebih 100 tahun. Makamnya di halaman depan pesantren selalu diziarahi santri dan masyarakat. Setiap 20 Dzulhijjah atau 10 hari setelah Idul Adha, pesantren menggelar Haul Akbar. Tahun 2025 jatuh Sabtu, 6 Juni 2025 bertepatan dengan Reuni Akbar seluruh angkatan alumni.
Didin kaka


We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com
Tidak ada komentar