TRENDING

Diduga Tak Sesuai Spek, Program P3-TGAI di Cilograng Disorot Aktivis dan Warga

2 menit membaca View : 35
REDAKSI
Berita - 24 Jul 2026

LEBAK, CNO – Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI)yang terealisasi ke sejumlah Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di beberapa desa menuai kritik dari masyarakat dan pemerhati pembangunan.

Salah satunya datang dari aktivis senior Lebak selatan Wijaya Darma Sutisna yang akrab disapa Entis Bule, pada Jumat 23/07/2026.

“Saya sangat menyayangkan, setiap ada program kok harus saja timbul masalah dari hasil pekerjaannya. Aneh,” kata Entis Bule.

Menurutnya, P3-TGAI merupakan program yang menggunakan anggaran cukup besar.
Ia mencontohkan pekerjaan saluran dengan panjang 600 meter, tinggi 40 cm, dan kedalaman pondasi 20 cm.

“Masih saja dikurangi. Apalagi di bagian material. Rata-rata mengambil dari lokasi yang belum tentu sesuai aturan spek dan RAB,” tegasnya.

pekerjaan P3-TGAI di Kelompok Harapan, DI Panaruan, Desa Pasir Bungur, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak – Banten.

Warga menduga material yang digunakan berupa pasir teras yang bercampur tanah. Selain itu, pekerjaan diduga dikerjakan secara borongan.

Berdasarkan konfirmasi awak media dengan beberapa pekerja di lokasi, mereka mengaku pekerjaan tersebut dikerjakan dengan sistem borongan senilai Rp40.000.000.

Sementara itu, Jahid selaku Ketua Kelompok,saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya sebagai pelaksana.

“Betul kami ini sebagai pelaksana. Hanya ketika rekan-rekan mau silaturahmi, silahkan saja ke Kepala Desa. Semuanya sudah diatur oleh Kepala Desa,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait dari Dinas terkait belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.

Oleh: Didin Kaka

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
       
Verified by MonsterInsights